Assalamu'alaikum wr,wb...
Apa kabar nih untuk pembaca setia blog saya ini??
Semoga baik-baik saja ya, aamiin
Di malam Minggu ini gak usah galau, meskipun jomblo gk usah sampe sedih gitu dong.. kan jomblo mulia hehe , menjaga diri sampai halal..
Hari ini saya akan berbagi mengenai kiat-kiat untuk bahagia, jadi tetaplah tersenyum ya ๐
Inilah kiat-kiat untuk bahagia:
1. Lupakan masa lalu dan semua yang telah terjadi,
Kenapa?? ๐Karena perhatian yang terpaku pada yang telah lewat dan selesai merupakan kebodohan dan kegilaan, semakin kamu mengingatnya maka semakin kamu tersiksa sendiri. Jadi tak perlu diingat teruskan๐
2. Jangan mudah tergoncang dengan kritikan.
Tetapkan konsisten, tidak mudah goyah akibat kritikan tersebut
3. Beriman kepada Allah
Yakinlah segala sesuatu sudah diatur dengan sedemikian indahnya pada sang Maha segalanya
4. Isilah waktu-waktu luang kamu dengan kegiatan yang bermanfaat, kegiatan yang positif, serta perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang selalu mengingatkanmu pada Allah SWT
5. Jangan mengharapkan ataupun menunggu ucapan terimakasih orang lain
Tetaplah berbuat baik kesemua orang, jangan pikirkan balasan yang didapat dari orang tersebut
6. Tawakal
Serahkanlah semua yang telah kita perjuangkan kepada Allah. Mau hasilnya sesuai kita ataupun enggak, yakinlah bahwa itu yang terbaik untuk kita
7. Selalu merasa bersyukur atas semua nikmat-nikmat yang Allah berikan
8. Yakinlah setiap masalah yang kita hadapi pasti memiliki jalan keluar
Allah memberikan ujian sesuai dengan kemampuan setiap hamba-Nya
9. Teruslah berdo'a kepada Allah
Karena-nya lah yang tau segalanya
10. Sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan
11. Selalu memohon ampun kepada -Nya
12. Jaga emosimu
Jangan mengikuti nafsu
13. Anggap saja semua musibah yang menimpa kita merupakan cara menghapus dosa-dosa kita
Resepnya apa yaa???
1. Percaya sepenuhnya kepada Allah.
2. Sabar disetiap cobaan ataupun ujian yang datang kepada kita
3. Berpikirlah positif dan bersikap tenang dalam melakukan semua tindakan
4. Menjalin ukhuwah islamiah
5. Menjalin silaturahim yang baik
Jadi untuk kamu, kamu, dan kamu (termasuk saya) yukk sama-sama belajar untuk jadi Muslim/muslimah yang tidak luput dalam kesedihan, bangkit dan katakan bahwa kita bukan manusia yang lemah.. ๐ช๐ช๐ช.
Ayooo semangat๐
Jangan jadikan kesedihan terus yang tak berujung, tapi jadikan hari ini, esok dan seterusnya adalah Hari yang lebih baik dari hari-hari sebelumnya..
Aamiin..
Semoga bermanfaat๐
Wassalamu'alaikum wr.wb
Sabtu, 22 Oktober 2016
Sabtu, 08 Oktober 2016
Impian lama
Waktu terus berjalan,
Hari terus berganti,
Terselip keinginan untuk merubah semua ini,
Mewujudkan keinginan hati ini yang telah lama..
Andai dia tau, andai dia merasakan
Dulu yang hanya sosok bayi kecil yang tak mengerti apa-apa,
Hanya berteman kan kasih sayang seorang,
Hingga tiba saatnya kini berubah jadi remaja yang telah mengerti,
Andai pahlawan yang anak kecil bilang itu ada,
Andai aku bisa merasakan seperti yang mereka rasakan,
Andai Allah memberikan waktu sedikit saja untukku dan dia,
Andai itu terjadi aku ingin merasakannya
Berada di belakangnya,
Dia berada di depanku,
Yang beralaskan sajadah, ia menjadi imam
Ketika aku dan yang lain menjadi makmumnya
Ingin rasakan pergi bareng, tertawa bareng,
Ingin merasakan seperti yang lain..
Tapi.. ketika itu kita harus menerima segala yang telah Allah tetapkan,
Mungkin keindahan itu tak akan kurasakan saat ini, dan di dunia ini
Keyakinan lah yg membuatku kuat sampai saat ini,
Akan datang keindahan itu, harapan itu, impian itu
Di Surga-Mu. Aamiin
Rabu, 05 Oktober 2016
Bersyukur
Hidup adalah pilihan, baik dan buruk.
Begitupun cinta, cinta karena nafsu atau cinta karena Allah..
Sesungguhnya manusia tak ada yang sempurna kecuali Rasulullah SAW..
Kita hidup di zaman yang terbalik,
Zaman dimana yang baik dibilang buruk, yang buruk dibilang baik
Tempat baik dan gratis jarang didatangi,
Tempat buruk dan bayar tapi banyak yang berminat untuk mendatangi
Zaman dimana orang-orang tau perbuatannya itu salah tapi tetap dilakukan,
Zaman dimana orang-orang senang dengan kehidupan dunia yang sangat menyayangkan,
Zaman dimana orang-orang salah menempatkan diri dan cintanya kepada orang lain..
Semua kehidupan di dunia ini sudah diatur sedemikian indahnya oleh-Nya
Rezeki, maut, jodoh , semua telah diatur oleh-Nya
Dialah Sang Maha Adil..
Dia tau yang terbaik untuk hamba-nya
Tapi.. kita yang kurang bersyukur atas nikmat yang kita dapatkan dari-Nya
Rasa yang selalu kekurangan dan merasa tidak puas itu membuat kita tak tau betapa banyak nikmat yang telah kita dapat dari-Nya
Sama halnya ketika kita mendapatkan rezeki,
Allah berikan apa yang kita butuhkan,
Tapi kita masih mengeluh dengan keinginan kita yang belum terpenuhi
Sesungguhnya keinginan manusia amatlah banyak dan tak ada habisnya
Tapi Dia tau mana yang baik untuk kita,
Dan tak selamanya yang kita inginkan itu baik
Sama halnya dengan jodoh yang telah di tentukan oleh-Nya
Ketidak sabaran kita yang membuat kita terjerumus pada hal yang tak baik
Ketidak mampuan kita melawan nafsu membuat kita memilih jalan yang buruk
Bersahabat lah dengan orang yang jika kamu bersamanya, kamu akan selalu ingat Allah
Dan jika kamu bersamanya, kamu enggan melakukan hal yang tidak baik
Karena sahabat adalah perantara,
Orang yang dikirim Allah untuk mengingatkanmu
Orang yang dikirim Allah untuk menasehatimu
Ketika kamu mulai memilih cintamu terhadap manusia yang belum jadi hak mu,
Disinilah peran sahabat hadir untuk kita
Dia tak pernah lelah untuk mengajak mu kembali mengharapkan hanya pada Tuhan mu
Karena Allah lah Maha tau takdir kita
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Seringkali kita berpikir,,,
Hidup mereka lebih indah
Rezeki mereka lebih banyak
Mereka lebih bahagia, seperti tak ada masalah
Mereka punya banyak orang yang menyayanginya
Temanpun mereka punya banyak
Dengan mudahnya, merekapun dapat orang yg dicintainya..
Tapi...
Anggapan ini salah,
kita yang tak pernah bersyukur atas apa yang Allah berikan,
Kita tak tau perasaan mereka
Mereka tak pernah menunjukkan masalah mereka
Mereka tak pernah mengeluh dengan masalahnya
Mangkanya kita sering kali beranggapan bahwa mereka hidupnya lebih baik dari kita. Padahal kita tak tau yang sebenarnya perasaan mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)

