Assalamu'alaikum ๐
Hari ini saya akan berbagi sedikit cerita aja nih teman-teman semuanya, gk terlalu bagus sih ceritanya tapi mau sedikit berbagi aja hehe :-D
Jadi gini, saya punya sahabat ya.. gk terlalu banyak sih hehe.. mereka sangat baik dan mereka memiliki sikap yg berbeda-beda. Tapi dari situ saya banyak mendapatkan pelajaran berharga dari mereka.
Disini saya akan menceritakan satu persatu sahabat saya. Persahabatan kita memang belum terlalu lama, tpi mereka sangat mengerti saya. Saya ngerasa nyaman ketika saya cerita ke mereka, karena Alhamdulillah mereka orang yg amanah๐
Sulit banget mencari sahabat yg benar-benar amanah. Karena seperti yg kita tau, banyak yg tadinya sahabat malah jadi musuh. Ya karena ego nya itu, selalu mementingkan perasaan sendiri itu yg akan merusak persahabatan.
Aku memiliki banyak sahabat perempuan (gk banyak juga sih hehe) dan sahabat laki-laki juga. Aku memilih untuk memiliki sahabat laki-laki ya memang karena ingin sahabatan aja sama dia๐
, dia baik sama kaya sahabat-sahabat ku yg lain..
Bisa dibilang aku lebih suka cerita ke sahabat di banding ke ortu, tapi bukan berarti gk pernah cerita ke ortu ya..
Aku cerita ke ortu yg pasti seputar sekolah dan hal penting lainnya^_^
Kalo sama sahabat mah yaa apa aja juga diceritain+belajar juga hehe...
Dalam menjalani sebuah hubungan persahabatan memang tak selamanya berjalan mulus alias bahagia terus, pasti pernah berantem/ kesel, berselisih paham dan hal lainnya bahkan bisa juga karena perasaan... -_-
Tapi justru disitulah hal yg seru hehe, bukannya seneng karena berantemnya ya tapi seru karena jika kita bisa memahami inti dari masalah tersebut dan mencoba untuk mencari jalan keluarnya itu yg bikin seru
Ingat teman, kita gk akan dewasa klo kita hanya diam aja dalam menghadapi masalah. Karena masalah itu harus dihilangkan dengan cara mencari jalan keluarnya, bukan berdiam diri saja:-)
Dulu pertemanan yg aku jalani entah kenapa yaa biasa aja, dan aku belum sama sekali mengetahui arti sebuah persahabatan. Hingga akhirnya di SMA aku baru tau arti sahabat itu apa.
Sahabat yg pertama dia adalah sosok wanita yg selalu kemana-mana aku sama dia, jadi klo apa-apa ya di kelas sama dia hehe.. Alhamdulillah kita hampir 3 tahun sekelas mulu ^_^
Aku sayang dia, aku selalu berharap dari dulu semoga dia segera berhijab.. (aku tunggu ya Mi hehe)
Dia sahabat yg sangat mengerti, saat aku susah dia selalu ada. Mungkin aku bukan sahabat yg baik buatnya-_- tanpa sadar aku blm bisa mengerti perasaannya dan aku tak selamanya ada disaat dia butuh tapi dia selalu ada saat aku butuh dan dia juga mengerti akan kegiatan ku diluar. Aku selalu meninggalkannya karena tugas yg harus aku jalani. Dibalik itu semua dia tetap selalu mengerti. Aku selalu berharap dia akan selalu bahagia, walaupun bukan karena aku-_-
Ok lanjut ke sahabat selanjutnya hehe...
Sahabat ke 2&3 ini adalah sahabat ku di Rohis. Mereka sama kaya sahabat ku sebelumnya yaitu sama-sama baik ^_^
Aku mengenal mereka sejak kls x karena kita sekelas. Tapi pas kls xi dan XII kita gk sekelas lagi dan disitulah kita mengalami banyak kesalahan pahaman (tidak perlu disebutkan) . Tapi disitu juga kita belajar berpikir dewasa dalam menghadapi suatu masalah, dan sama-sama mencoba memahami satu sama lain.
Mereka adalah sahabat yg menguatkan aku di Rohis. Kita melangkahkan kaki bareng-bareng di sana dan kita berjuang dalam hijrah kita disana.. mereka adalah sosok penguat^_^
Lanjut ke sahabat ke 4
Dia seorang laki-laki. Dia pun sama dengan sahabatku yg lainnya. Sama-sama baik^_^
Aku cukup salut dengannya, karena niatnya untuk hijrah sangatlah bagus. Seperti yg kita liat diluar sana, banyak yg mengisi waktunya dengan hal-hal yg tidaklah bermanfaat dan bahkan banyak yg memilih trus bermain dibanding mencari ilmu.
Nah sahabat aku ini dia berusaha untuk meninggalkan hal negatif itu, (semoga tetap Istiqomah ya^_^)
Disini kita saling berbagi pengalaman masing-masing , saling cerita dan minta solusi klo lagi ada masalah ya pokoknya sama deh ky sahabat yg lainnya.. mungkin bedanya dia lebih dewasa aja jawabnya ya karena dia cowo jadi ya beda jawabannya sama sahabat aku yg cewe hehe..
Sahabat-sahabat ku ini memiliki sifat dan karakter yg berbeda-beda tapi intinya sama yaitu sama-sama baik :-D
Dari mereka aku belajar bisa memahami suatu masalah dari sudut pandangan wanita dan laki-laki ^_^ terima kasih sahabat
Jangan pernah sia-siakan sahabat terbaikmu ya kawan๐
Wassalamu'alaikum:-)
Sabtu, 18 Februari 2017
Jumat, 17 Februari 2017
Masalah Pergaulan
Masalah Pergaulan
Pergaulan adalah fitrah bagi manusia sebagai makhluk sosial. Manusia membutuhkan interaksi sosial antara satu dengan yang lain. Mereka saling membutuhkan dan saling tolong-menolong. Mereka bergaul, berteman, berorganisasi, bersekolah, bekerja. Itulah salah satu aktivitas yang membutuhkan pergaulan. Dan saat ini yang menjadi fokus pergaulan yang diamati adalah mengenai pergaulan para remaja saat ini.
Islam mengatur segala pergaulan antara wanita dan laki-laki agar bisa menjaga nafsunya.
Syarat dalam bergaul
1. Menurup aurat dihadapan yang bukan mahram kita. (QS. An-Nur : 30)
2. Islam melarang khalwat.
3. Islam melarang seorang wanita berjalan sehari semalam tanpa didampingi mahram.
4. Islam mengupayakan hubungan kerja sama yang sifatnya umum. (Sebatas belajar, mengajar dll)
Adab-adab bergaul dalam Islam
1. Niatkan untuk meningkatkan kepada Allah. (QS. Al hujrat : 13)
2. Menundukkan pandangan dari yang diharamkan oleh Allah. (QS. An-Nur : 30)
3. Laki-laki tidak boleh memegang perempuan yang bukan mahramnya begitupun sebaliknya.
4. Laki-laki dan perempuan harus menjaga jarak. Laki-laki tidak sampai mencium wewangian perempuan.
5. Tidak berdua-duaan baik dalam dzhohir maupun batil.
6. Segala pergaulan yang bisa membangkitkan syahwat kita maka haram hukumnya.
Mahram perempuan:
1. Suami (boleh melihat semua bagian tubuh istrinya)
2. Ayah sendiri / ayah mertuanya (sebatas yg boleh terlihat saja)
3. Anak laki-laki sendiri/ anak tiri (sebatas yang boleh terlihat)
4. Saudara laki-laki/ kk (sebatas yang boleh terlihat)
5. Keponakan (sebatasnya saja)
6. Sesama perempuan yang seagama (sebatasnya saja)
7. Hamba sahaya/pembantu (sebatasnya saja)
8. Keponakan dari saudara perempuan/laki-laki
9. Orang-orang yang serumah yang tidak ada syahwat.
10. Anak-anak kecil yang belum ada syahwatnya.
Langganan:
Postingan (Atom)