Hari ini saya akan berbagi sedikit kisah tentang teman saya yang luar biasa, hingga banyak yang mengagumi usaha dan kecerdasannya.
Tanpa basa-basi langsung saja... HeheSebut saja dia Fulan, dia adalah teman sekolah saya. Kurang lebih sudah dua tahun saya sekelas dengannya. Semasa SMA kelas 1 saya belum mengenalnya, pernah melihatnya atau tidak saya pun tidak tau hehe. Tapi ketika saya kls 2 sekelas dengannya, saya melihat dia sangat pintar sekali. Bahkan dia berbeda dengan laki-laki yang lain. Wajar jika banyak guru dan teman-teman yang membicarakannya. Bukan membicarakan hal buruk, tapi membicarakan hal baik.
Dia ikut salah satu ekskul di sekolah dan menjadi ketua eskul yang dia ikuti itu. Waktu pengambilan raport, mama saya berbicara dengan salah seorang ibu murid sebut saja dia ibu si A. Ibu ini menceritakan sosok Fulan pada mama saya. Ibu ini bilang "dia pintar ya peringkat nya pun bagus, kalo di rumah nih Bu dia mau disuruh orang tuanya ke pasar padahal dia anak laki-laki. Anak saya aja gak mau kalo disuruh ke pasar. Dia rajin banget Bu,". Nah kurang lebih ibu si A ini bilang begitu.
Masya Allah, keren kan? Pintar, rajin, berbakti sama orang tua lagi.
Di ekskul pun yang saya lihat memang dia sosok yang tanggungjawab saat laki-laki yang lain tidak bergerak untuk membantu tapi dia sebagai ketua tidak tinggal diam dan tidak hanya berpakutangan. Itu bukanlah tipe dia banget deh. Dia membuktikan bahwa dia tetap menjalankan tugas sekalipun itu bukan tugasnya tetap dia kerjakan.
Setiap istirahat dia selalu kemasjid, jajan di kantin pun jarang. Kadang suka bawa bekal dari rumah. Dia juga rajin puasa Senin Kamis. Sempat saya melihat di saku bajunya itu ada Alqur'an yg selalu dia bawa kemana-mana. Masya Allah...
Di kelas pun disaat tidak ada guru, dan disaat anak-anak lain pada mainan dia hanya diam dipojok dan baca Al Qur'an. Sosok laki-laki yg populasinya terancam punah hehe. Bagaimana tidak, dizaman ini jarang banget ada seorang laki-laki yg memiliki sikap seperti Fulan ini. Memang ada tapi amat teramat jarang sekali, wajar jika banyak yg mengaguminya, baik saya, teman-teman dan guru-guru semua mengaguminya. Luar biasa...
Menjelang semester akhir dia pindah ke Bekasi. Tapi tetap sekolah di Jakarta. Yang membuat semakin orang-orang kagum adalah dia tidak terlambat datang ke sekolah malah datangnya pagi-pagi banget, saya aja yang rumahnya deket tapi sampe sekolah selalu pas bel -_- agak sedikit malu sih dengan perjuangannya tapi yaa mau gimana lagi. Mungkin sekalipun Fulan telat pasti gak akan diomelin guru karena jarak rumah dan sekolah yg teramat jauh yg membuat guru juga gak akan tega klo kasih poin telat buat dia. Tapi dia selalu mengusahakan agar dia tidak telat masuk sekolah-_- . Memang sebuah perjuangan yg teramat besar. Semoga itu adalah sebagian dari jihadnya.
Jarak bukanlah penghalang dalam beraktivitas. Fulan membuktikan hal itu. Selama di ekskul/di organisasi yg dia ikuti, meskipun rumahnya jauh tapi Fulan tetap hadir ketika syuro (rapat), dan tetap meluangkan waktu untuk datang ke acara itu meskipun saat rapat dia hanya laki-laki sendiri, tapi itu bukanlah halangan baginya. Dari sinilah dia bisa menunjukkan sikap tanggungjawabnya. Mungkin klo laki-laki yang lain jika diposisi dia palingan males banget kali buat hadir rapat. Ya karena itu hal yg membosankan klo kita gak berpikir niatan dari rapat itu apa.
Pada saat pengumuman SNMPTN tiba.....
Hasilnya sangatlah menakjubkan, Alhamdulillah Fulan di terima di salah satu universitas negeri yg ada di Jakarta jurusan kedokteran. Mungkin semua orang kaget tapi kagetnya membuat senang, ya karena ada siswa yg sangat berprestasi dan masuk jurusan kedokteran, itu membuat sebuah rekor luar biasa (lebay ya saya hehe) entah harus berkata apa tapi jujur setelah tau itu makin banyak yg mengagumi dia, Masya Allah. Semoga dia Istiqomah dijalanNya dan menjadi dokter yg bermanfaat untuk dirinya dan orang lain. Aamiin...
Dari sedikit kisah ini, saya mendapatkan sebuah pelajaran bahwa tidak ada yg namanya usaha sia-sia jika kita terus ikhtiar dan tawakal. Terkadang jika kita ingin menggapai sebuah hasil yg luar biasa maka kita harus memperjuangkannya meskipun berat tapi akan terbayar nantinya. Ingat kawan bahwa Allah tidak tidur, dan Allah tau segala apa yang hambaNya lakukan .
Semoga dari kisah singkat ini dapat bermanfaat ^_^