Senin, 24 April 2017

Wanita

     Hidup memang tak mudah, tapi tak sulit juga. Semua tergantung pada diri sendiri dalam menjalaninya
     Ketika dirundung kesulitan, tak jarang kita pernah mengeluh. Merasa paling sulit sendiri, merasa paling sengsara sendiri bahkan ada juga yang merasa bahwa Allah tak adil, Naudzubillah 😒

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Wanita....
Wanita diciptakan memiliki kepekaan lebih tinggi dibanding laki-laki, bisa dibilang mudah baper hehe πŸ˜…
Tapi dibalik itu semua, wanita memiliki hati yang kuat (bukan terbuat dari batu ya 😁)
Kuat disini bisa dibilang tahan banting hehe

Pernahkah kalian melihat atau mendengar dari orang lain atau bahkan pengalaman orang lain tentang wanita yang sanggup mengurusi banyak anak hanya seorang diri, tentang wanita yang merelakan nyawanya hanya untuk anaknya, tentang wanita yang rela banting tulang demi memberikan kebahagiaan untuk anaknya dan masih banyak kisah-kisah pengorbanan wanita lainnya

Kisah itupun masih terjadi di zaman ini, tapi sekarang saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman wanita yang pernah saya temui .....

Ini soal perasaan hati-hati baper hehe


*Kisah Pertama
     Waktu SMP saya memiliki teman wanita, tidak terlalu dekat sih saya sama dia tapi berita tentang dia semua pada tau, yaaa jadi saya pun juga tau hehe πŸ˜…
     Wanita ini memiliki pacar (jangan ditiru) , katanya sih mereka pacaran dah lama, hmm. Dulu saya pikir pacaran tuh mulus-mulus aja gak ada masalah, eh nyatanya NOL BESAR
Yang diherankan, teman saya ini batu banget, padahal pacarnya itu suka nyakitin dia tapi tetep aja dia mau sama tuh cowo. Ya Allah, miris banget -_- 😒
     Banyak yang nasehatin dia tapi yah tetep aja itu cewe kekeh, kalo dipikir-pikir padahal didunia ini tuh masih banyak laki-laki  bahkan lebih baik dari itu, tapi nih cewe mauan aja gitu meskipun disakitin mulu hatinya.
     Kuat aja itu hati kaya batu yg ditumpuk-tumpuk terus heheπŸ˜…


*Kisah Kedua
Kisahnya sih gak jauh beda sama kisah wanita pertama tadi.
     Wanita ini teman SMA saya, dia punya pacar (jangan ditiru) tapi bukan satu sekolahan. Pernah sekali-kali saya liat berandanya, disitu ada foto dia sama pacarnya. Terlihat bahagia sih tapi saya bingung, kalo dikelas dia kadang suka tiba-tiba nangis. Nangisnya pun kaya gitu, kadang saya suka ikut sedih juga tapi ternyata dia nangis cuma karena cowonya bohongin dia. Duhhhh... -_- sedih sih kalo liat cewe tuh sering dibohongin tapi kadang kesel juga, udah tau pernah dibohongin ngapain masih dilanjutin coba, duh duh itu hati apa mainan 😒

*Kisah Ketiga
Nah ini beda dari kisah sebelumnya.
     Ada wanita, dia sama kaya wanita pada umumnya yaitu pernah menyukai laki-laki, bedanya adalah cara yang dia lakukan.
     Dia ini tidak pernah pacaran (wahhh... Patut ditiru), dia juga pernah mengagumi seseorang.
Saya cukup salut dengannya, dia menyukai atau mengagumi seseorang tapi tidak ada yang tau kecuali Allah dan sahabatnya. Jarang wanita kaya gini yang pernah saya temui, kebanyakan yah wanita kaya kisah 1 dan 2.

*Kisah Keempat
Kalo yang ini ada kesamaan sama kisah 1 dan 2 tapi ada juga bedanya.
     Wanita ini pernah pacaran tapi alhamdulillah sekarang dah berubah (semoga istiqomah ya ukhti)
     Ketika dia memutuskan untuk berhenti pacaran, nah disinilah awal mulanya, yaitu dia mengikuti suatu organisasi Islam disekolahnya, alhamdulillah disinilah jalan yang Allah berikan untuk dia dan teman-temannya.
     Perlahan namun pasti, dia memperbaiki penampilannya dan disusul dengan sikapnya. Tapi bukan berarti dia tidak mengalami ujian hati lagi -_- . Dia masih mengalaminya.
     Ketika itu dia mengagumi seseorang laki-laki. Ada hasrat untuk memiliki tapi disinilah kasih sayang Allah, Allah hadirkan sahabat yang menguatkan dia. Sampai akhirnya dia menyimpan rapat-rapat perasaannya itu. Bisa dibilang "cinta dalam diam" .

—————————————————————————

Dari keempat kisah ini dapat diambil kesimpulan bahwa sejatinya wanita itu memang memiliki perasaan yang sangat kuat, kuat akan hatinya dan raganya.

Permasalahan yang sering terjadi dizaman ini adalah soal "perasaan" tidak jarang banyak yang salah melangkah untuk mengambil sikap. Mangkanya tak jarang pula banyak yang tersesat.

Dari kisah ini untuk kamu sang wanita kuat, ingin mengalami seperti yang mana? Yang merelakan hatinya disakiti atau dibohongi untuk yang belum mahram kalian atau kalian ingin menjaga hati kalian untuk fulan (yang namanya masih Allah rahasiakan)

Tanyakanlah pada hati kecil kalian, ingat bahwa laki-laki baik hanya untuk wanita baik begitu pula sebaliknya

Lantas ketika masalaluku tidak baik terus aku sekarang berubah menjadi lebih baik, apakah aku bisa mendapatkan laki-laki baik????
Jawabannya adalah Bisa. Jika kita sudah benar-benar bertaubat maka insyaaAllah, Allah mengampuni dosa dimasa lalumu. Karena seseorang tidak dinilai dari masalalunya tapi dinilai dari caranya menjadikan dirinya sekarang sampai nanti lebih baik dari masa lalunya.


Semoga sedikit kisah ini menjadi pelajaran buat kita sebagai wanita. Semua bergantung dari diri kalian masing-masing. Semoga kita bisa membangun negeri ini dengan banyaknya wanita shalehah dan laki-laki shaleh.

Semangat... 😊